Pages

Minggu, 23 April 2017

Nitrogen dan Fosfor bagi Tanaman

Image result for tanaman subur


            Nitrogen (N) dan fosfor (P) merupakan suatu unsur hara makro yang memiliki peran penting bagi tanaman. Keberadaan nitrogen dan fosfor sangat diperlukan tanaman untuk proses pertumbuhannya. Kadar nitrogen dan fosfor dalam tanah juga mempengaruhi tingkat kesuburan tanah tersebut. Biasanya, untuk tanah yang ditanami tumbuhan diberi pupuk NPK untuk memacu kesuburan dan pertumbuhan tanaman. Pemupukan yang dilakukan harus seimbang berdasarkan kemampuan tanah menyediakan hara dan kebutuhan tanaman akan unsur hara tersebut.
            Nitrogen pada umumnya diperlukan untuk pembentukan bagian-bagian vegetatif tanaman seperti batang, daun dan akar. Nitrogen dalam bentuk nitrat (NO3) dan amonium akan diserap oleh akar tanaman. Fungsi nitrogen lainnya bagi tanaman adalah meningkatkan kadar protein dalam tubuh tanaman, meningkatkan kualitas tanaman, serta meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme-mikroorganisme dalam tanah. Apabila tanaman kekurangan nitrogen maka daunnya akan berwarna hijau kekuning-kuningan dan tanaman tumbuh kerdil. Nitrogen merupakan hara esensial yang  berfungsi sebagai bahan penyusun asam-asam amino, protein dan khlorofil yang penting dalam proses fotosintesis  serta bahan penyusun komponen inti sel.
. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran-sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil. Kadar nitrogen perlu dikontrol agar tidak terlalu berlebihan karena apabila terlalu banyak justru akan menghambat pertumbuhan tanaman tersebut seperti terhambatnya pembungaan dan pembuahan. Karena sifat pupuk N yang umumnya mobile, maka untuk mengurangi kehilangan N karena pencucian maupun penguapan, sebaiknya N diberikan secara bertahap (Komalasari dan Fauziah, 2009).
Fosfor didalam tanah dapat digolongkan dalam 2 bentuk, yaitu bentuk organis dan bentuk anorganis. Di dalam tanah fungsi P terhadap tanaman adalah sebagai zat pembangun dan terikat dalam senyawa-senyawa organis. Dan sebaliknya hanya sebagian kecil saja yang terdapat dalam bentuk anorganis sebagai ion-ion fosfat. Fungsi fosfat dalam tanaman adalah dapat mempercepat pertumbuhan akar semai, mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan produk biji-bijian dan dapat memperkuat tubuh tanaman padi-padian sehingga tidak mudah rebah, memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi dewasa, memperceta pembungaan dan pemasakan buah.
Unsur  fosfor diperlukan dalam jumlah lebih sedikit dari pada unsur nitrogen. Fosfor diserap oleh tanaman dalam bentuk apatit kalsium fosfat (Martani dan Margino, 2005). Fungsi dari fosfor dalam tanaman untuk mempercepat pertumbuhan akar semai, dapat mempercepat serta memperkuat pertumbuhan tanaman muda menjadi dewasa pada umumnya, dan mempercepat pembungaan dan pemasakan buah dan  biji. Tanaman jagung mengadsorbsi P dalam jumlah relatif sedikit dari pada absorbsi hara N dan K. Pola akumulasi P tanaman jagung hampir sama dengan akumulasi hara N. Pada fase pertumbuhan akumulasi P sangat lambat, namun setelah berumur 4 minggu meningkat dengan cepat. Konsentrasi P dalam daun terus menurun dengan waktu sedangkan konsentrasi P dalam batang cukup besar dan hara P terdapat dalam biji (Sutedjo, 2002).


Daftar Pustaka

Komalasari, O dan K. Fauziah. 2009. Pengaruh kualitas biji pada berbagai taraf pemupukan nitrogen terhadap vigor benih jagung. Prosiding Seminar Nasional.Balai Penelitian Tanaman Sereal Maros.

Martani dan Margino. 2005. Penambatan Nitrogen oleh Rhizobium. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Sutedjo, M.M., 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.

0 komentar:

Posting Komentar