Pages

Selasa, 30 Desember 2014

Ternak Potong dan Kerja



Indonesia merupakan negara agraris dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Melihat potensi alam Indonesia yang begitu melimpah, Indonesia mempunyai prospek yang bagus dalam pengembangan usaha peternakaan. Usaha peternakan mempunyai prospek untuk dikembangkan karena tingginya permintaan akan produk peternakan. Usaha peternakan juga memberi keuntungan yang cukup tinggi dan menjadi sumber pendapatan bagi banyak masyarakat di Indonesia. Karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar, maka diperlukan pula sumber-sumber pangan yang besar untuk memenuhi kelangsungan hidup manusia. Indonesia juga memiliki banyak lahan pertanian dan perkebunan yang tersebar luas hampir di seluruh wilayah dataran tinggi maupun dataran rendah. Dalam memenuhi kebutuhan pangan nabati, para petani biasanya mengolah lahan tersebut dengan bantuan ternak. Ternak yang digunakan untuk membantu meringankan pekerjaan petani disebut tenak kerja. Selain itu, dalam rangka pemenuhan pangan hewani, para peternak mengembangkan usaha peternakan baik potong maupun perah yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan hidup manusia.
Indonesia yang kaya akan sumber daya alam menyediakan sarana produksi yang cukup melimpah untuk usaha pengembangan ternak potong, salah satunya sapi potong. Sayangnya, sumber sapi potong yang dimiliki Indonesia tidak sesuai dengan perbandingan pertambahan penduduk dengan jumlah sapi potong yang tersedia. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya hubungan dagang dengan negara lain untuk menyediakan bakalan sapi potong demi penyediaan kebutuhan protein hewani asal daging tersebut. Program swasembada daging untuk menekan jumlah impor ternak sapi potong, telah dicanangkan oleh pemerintah. Program ini tentunya membutuhkan dukungan serta peran penting dari semua kalangan khususnya bidang persapian di Indonesia agar dapat terlaksana dengan baik. Dalam kerangka usaha ternak potong, pemahaman dan penguasaan ilmu tentang aspek pertumbuhan dinilai penting, karena daging sebagai produk utama ternak potong, kualitas dan kuantitasnya sangat ditentukan oleh bibit serta manajemen pengelolaan yang baik dan terperinci untuk pengoptimalan pertumbuhan ternak tersebut.
Ternak potong memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, hal ini dikarenakan ternak potong memiliki manfaat yang sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan sumber protein hewani. Selain itu ternak potong juga memiliki manfaat lain diantaranya sebagai penunjang ekonomi keluarga, sebagai sumber bahan baku industri, dan kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kandang. Selain daging dan hasil ikutannya, tenaga kerja untuk mengolah tanah merupakan jasa yang diberikan untuk kesejahteraan manusia.
Pada intinya segala bidang peternakan memiliki prospek yang baik dalam kelangsungan hidup suatu bangsa. Karena semakin meningkat jumlah penduduk suatu bangsa, semakin meningkat pula kebutuhan akan pangan, seperti susu dan daging. Selain itu, peternakan juga mampu meningkatkan perekonomian suatu bangsa karena memiliki peluang besar dalam pemenuhan lapangan kerja.

Konsentrasi NH3 dalam Ransum


Ms. Word

ONE WAY ANOVA COMPLETELY RANDOMIZED
Dec 22, 2014   6:02:11 pm
Using: E:\PETERN~1\TIKSMT~1\COSTAT~1\WIDIANUR.DT
Variable: KcNH3


Source                        SS      df            MS             F     P
------------------------------------------------------------------------------
Main Effects
  T                 290.77641333       2  145.38820667  11.626926649 .0016 **
Error                  150.05328      12      12.50444
------------------------------------------------------------------------------
Total               440.82969333      14


Duncan's Multiple Range Test
Factor: T
Error mean square = 12.50444
Degrees of freedom = 12
Significance level = 5%
LSD .05 = 4.8728387831

 Rank Trt#          Mean       n Non-significant ranges
-------------------------------------------------------------------------------
    1    1        18.088       5 a
    2    3        10.706       5  b
    3    2         7.588       5  b


Ms. Excel

Ulangan T1 T2 T3
K NH3 (mmol) 1 16,66 8,4 11,33
2 21,08 5,6 10,7
3 17,12 7,37 8,01
4 25,18 10,86 11,83
5 10,4 5,71 11,66
Jumlah 90,44 37,94 53,53 181,91
Rata-Rata  18,088 7,588 10,706
STD 5,507497 2,17324  1,567747



FK                                         2206,083207
JK TOTAL 440,8296933
JKP 290,7764133
JK GALAT 150,05328
KT PERLAKUAN 145,3882067
KT GALAT 75,02664
F PERLAKUAN 1,937821108



Anova: Single Factor











SUMMARY





Groups Count Sum Average Variance

Column 1 5 90,44 18,088 30,33252

Column 2 5 37,94 7,588 4,72297

Column 3 5 53,53 10,706 2,45783















ANOVA





Source of Variation SS df MS F P-value F crit
Between Groups 290,7764 2 145,3882 11,6269  0,001555 3,885294
Within Groups 150,0533 12 12,50444
Total 440,8297 14

Diagram